Lebaran Mau Ke Mana? Rekomendasi Tempat Wisata Untuk Libur Lebaran

by - Monday, April 09, 2018



Alo gaes,

Saya lagi suntuk banget. Like, literally suntuk! *Aduh, dateng-dateng curhat deh si eneng* Rasanya butuh banget liburan. Apalagi ya kalo setiap buka socmed, isi timeline pasti diisi dengan orang-orang selfie sama bunga Sakura. Like, literally everyone is going to Japan, no? But unfortunately, saya nggak bisa pergi ke Jepang atau ke luar negeri manapun tahun ini. Faktor pertama sih karena lagi ngirit HAHAHA. Faktor kedua, saldo cuti saya tahun ini kurang endol kalau dibuat pergi lama-lama macem travelling ke luar gitu. Tapi tetep walaupun lagi ngirit duit dan ngirit cuti, hasrat untuk jalan-jalan harus tetep dipenuhi dong. Kalo kerja terus ga libur-libur? Wow bisa mati bosan sayah πŸ˜…

Satu-satunya harapan saya adalah memanfaatkan sisa cuti saya dan juga THR alhamdulilah untuk pergi jalan-jalan saat libur Lebaran. Tahun ini Idul Fitri jatuh pada tanggal 15-16 Juni 2018, dan cuti bersama untuk kantor sudah dimulai dari tanggal 13-14 Juni 2018 lalu disambung terus sampai 19 Juni. Gila lama bener ga tuh?! Di Jakarta enak sih sebenernya pas libur Lebaran karena jalanan bener-bener KOSONG MELOMPONG, tapi Jakarta isinya mah kan mall doang jadi bosen. 2-3 hari di Jakarta masih boleh lah, tapi kalo cutinya panjang begini, lebih asik kan kalau dimanfaatkan maksimal dengan pergi travelling. Iya gak? hehehe

Berikut ini beberapa tempat yang sedang saya pertimbangkan untuk menjadi destinasi libur Lebaran tahun ini. Beberapa tempat di bawah ini ada yang sudah pernah saya kunjungi, ada yang belum. Jadi saya akan berbagi soal apa yang saya kangeni dari tempat itu dan juga list tempat-tempat baru yang belum pernah saya kunjungi. Ya siapa tahu bisa menjadi inspirasi untuk liburan kamu juga. Nggak jauh-jauh kok tempatnya, sekitaran Jawa aja πŸ˜‚

1. Malang

Kampung Warna Warni Jodipan, Malang
Sepanjang tahun kemarin saya lumayan sering ke Malang, mungkin dalam setahun itu sudah 3 kali  dan tahun ini sepertinya akan ke sana lagi. (set dah doyan apa nagih? πŸ˜‚)

Ada apakah di Malang? : Ada gunung (lah), tempatnya adem, jajanannya murah dan banyak tempat lucu!

Alun Alun Tugu Malang (foto dok. pribadi)
Di Malang dan sekitaran Batu memang surganya tempat wisata. Tempat wisatanya pun beragam dari yang bernuansa alam seperti pegunungan dan pantai, wisata historis dan edukasi, sampai tempat-tempat hits buat anak muda juga banyak. Pokoknya tempat wisata di Malang itu variatif banget. Mau tempat yang family-friendly? ada! Buat pecinta alam? Ada! Buat yang mau sekedar nongkrong sambil selfie? Ada juga! Maka dari itulah gak heran Malang sekarang jadi salah satu destinasi wisata favorit yang selalu ramai dikunjungi setiap tahunnya.

| Amartahills Resort, Batu | Taman Bunga Selecta |
| Batu Night Spectacular | (foto dok. pribadi)

Tempat wisata di Malang ada apa sih? Sebut saja Jatim Park, Museum Angkut, Hawai Waterpark yang cocok untuk tamasya keluarga. Batu Night Spectacular, Omah Kayu dan Taman Langit untuk kamu yang suka tempat-tempat hits untuk foto, karena di sini banyak banget spot foto yang instagrammable. Kalau kamu suka bunga, jangan lupa foto-foto cantik di Taman Bunga Selecta, disana ada hamparan bunga Hydrangea yang luas banget dan baguus ! Untuk kamu yang cinta alam dan pengen lihat pemandangan keren, Pantai Balekambang, Coban Talun, Coban Rondo bisa kamu coba sambangi juga loh.

Dan gak ketinggalan yang lagi nge-hits nih, The Onsen Resort-Baturesort pertama di Indonesia dengan onsen atau permandian air panas ala Jepang! Tempatnya beneran Jepang banget, penginapannya persis seperti ryokan yang ada di Jepang. Saya baru sempat ke sana sekali tapi cuma liat-liat aja. Next time kalo ke sini, pengen coba berendam di onsen nya biar kayak di komik-komik gitu.

The Onsen Resort, Batu- Malang
(image source : www.theonsenresort.com)

Time seems to run a lot slower in Malang, compared to the busy Jakarta. Pantesan di sana kayaknya orang-orangnya lebih woles gitu gak grasa-grusu, jadi lebih rileks dan gak terlalu stress mikirin yang macem-macem. Malang ini cocok banget dikunjungi buat yang penat sama padatnya suasana kota dan butuh rehat sejenak. Aduh sambil ngetik gini, saya jadi makin kangen Malang!

Malang, kamu sungguh mbois ilakes πŸ˜‚


2. Yogyakarta


Ada sesuatu di Jogja yang bikin saya selalu kangen dan pengen balik lagi. There's just something magical & enchanting about the ambience there. Dan rasanya gak saya doang deh, beberapa teman saya yang pernah liburan ke sana bilang kalau mereka suka sekali sama suasana Jogja dan selalu pengen kembali lagi ke sana. Kekayaan budayanya, keramahan orang-orangnya dan bagaimana tradisi bisa berbaur dengan kemajuan teknologi dan modernisasi di sana menjadikan Yogyakarta daerah yang istimewa, sesuai dengan namanya. πŸ’–

Makin ke sini makin banyak tempat-tempat hits yang bermunculan di Jogja, apalagi saya belum kesampaian ke sana lagi nih setelah 3 tahun, tentu sudah banyak tempat wisata baru yang masuk wishlist saya.

Punthuk Setumbu (foto dok.pribadi)

Salah satu yang pengen saya lakukan adalah berburu sunrise di Punthuk Setumbu. Dari atas Punthuk Setumbu kita bisa melihat hamparan perbukitan berkabut dengan latar Gunung Merbabu dan juga Candi Borobudur. If we're early and lucky enough, we can watch the sunrise. Sayang waktu dulu saya ke sini, udah kesiangan dan masih berkabut banget jadi mataharinya gak terlalu keliatan. Walaupun gitu pemandangannya tetep apik pol sih, cuma gak afdol kalau belum lihat sunrise dari sini. Which is one of the reason why, saya pengen balik ke sana kagi. Sebenarnya Punthuk Setumbu letaknya di Magelang sih, nggak jauh dari Candi Borobudur, which is sudah masuk wilayah Jawa Tengah, namun cuma sekitar 1 jam dari Jogja. Cuma kalau ke Jogja rasanya sayang deh kalo gak sekalian mampir Magelang, iya gak? πŸ˜‚

Don't forget about the culinary too! Jogja has the best culinary. EVER! Semuanya enak dan murah-murah. Kalau ngomongin kuliner Jogja, mungkin yang terlintas di kepala kita adalah gudeg. Banyak juga tempat kuliner lainnya yang asik. Saya paling kangen sama nasi kucing angkringan, Sate Klathak & tongseng Jamur!!

| Tongseng Jamur &) hidangan serba jamur di Jejamuran Resto, Sleman | Dining Experience di Abhayagiri Resto, Prambanan | Angkringan Gareng Petruk-Tugu (foto dok.pribadi) | Sate Klathak! (tapi gatau dimana soalnya imagenya dari iStock πŸ˜‚)

Jangan lupa juga saat malam hari main becak lampu bonus ada lagu dugemnya di depan Alun-Alun Kidul di kawasan Kraton Yogyakarta. Absurd sih, tapi seruπŸ˜‚





3. Lasem

Rumah Tua Bergaya Tionghoa (image source : www.wisatarembang.com ) & Kelenteng Cu An Kiong (image source : www.indochinatown.com)

Lasem adalah nama daerah kecil di Rembang-Jawa Tengah. Lasem terkenal dengan sebutan 'Tiongkok Kecil' karena pada masanya Lasem adalah tempat pendaratan etnis Tionghoa di Jawa. Karena sejarah itulah maka ada banyak bangunan kuno bergaya Tionghoa yang ada di sini. Saya belum pernah main ke sini sih, tapi kepengen banget gara-gara liat foto teman Facebook lagi jalan-jalan kesana. Saya suka sekali pergi ke tempat unik yang oldies dan sarat sejarah. Salah satu contohnya adalah rumah-rumah lama bergaya Tiongkok yang ada di Lasem ini. Konon, rumah-rumah kuno di Lasem ini menjadi tempat shooting untuk film Ca Bau Kalho.

Rumah Nyah Lasem & Tiongkok Kecil Heritage (image source : travel.kompas.com)

Ada satu tempat yang bernama Tiongkok Kecil Heritage dan Rumah Nyah Lasem yang masih menggunakan bangunan asli dan sekarang dikelola menjadi tempat penginapan. Arsitekturnya masih asli & kental pernak pernik Cina-Hindia. Ada juga Kelenteng Cu An Kong yang ternyata adalah Kelenteng tertua di pulau Jawa lho. Konon, Laksamana Cheng Ho pernah bertandang ke Kelenteng ini dalam perjalanannya ke bumi Jawa.

Jujur saya tidak begitu tahu banyak tentang Lasem selain batik dan bangunan tuanya yang cantik. Sepertinya Lasem bukanlah tempat wisata yang populer ya kalau dibandingkan dengan beberapa kota wisata di Indonesia lainnya. Padahal kota ini sarat sejarah & peninggalan arsitektur yang bagus banget untuk ditelusuri. Saya tertarik sekali untuk main ke sini, selain karena bangunannya yang memang menggelitik kesukaan saya terhadap bangunan tua, juga pengen tahu sejarahnya peranakan di kota ini. Dari Semarang, Lasem memang agak jauh, tapi bisa dijangkau menggunakan bus dengan jarak tempuh sekitar 3 jam.


***

Nah, bahas tentang rekomendasi tempat wisata sudah. Gimana dengan persiapannya? Saya punya beberapa tips untuk merencanakan pergi liburan Lebaran. Mudah-mudahan bermanfaat yes :D

Siapkan kondisi fisik dengan prima

Salah satu faktor penting dalam travelling selain kesiapan tiket dan akomodasi adalah kesehatan! Iya lho, kebayang nggak sih kalau kita pergi jalan-jalan tapi badan kita rasanya gak fit, pasti nggak enak banget kan. Harusnya kita senang-senang dan santai menikmati liburan, malah terhalang sama sakit. Solusinya, jaga kesehatan sebelum travelling dengan rajin minum multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan say no to bergadang!

Pilih tanggal liburan di luar H-7 dan H+2 Lebaran

Sedikit trik khusus untuk kamu yang masih punya sisa cuti banyak. πŸ˜‚ Seperti yang kita tahu, saat libur Lebaran jalur mudik dan tempat wisata akan membludak sekali dan super crowded,. Harga tiket baik tiket pesawat maupun tiket kereta api juga akan meroket. Kamu bisa mengakali ini dengan pilih tanggal liburan diluar minggu high season (biasanya H-7 sampai H+2 Lebaran). Tapi dengan catatan, kalau kamu punya fleksibilitas waktu lho yaa. Pengalaman saya pergi seminggu setelah Lebaran pas orang-orang sudah mulai masuk kantor, harga tiket sudah turun walau nggak semurah bulan non-liburan. Yaaa, emang sih telat bener tapi masih ada hawa-hawa liburan dikit lah ya. Enaknya juga, saat selesai Lebaran tempat wisata pun jadi less crowded dan less hectic.  😎


Beli tiket dari jauh-jauh hari! 

Ini wajib. kudu. patut hukumnya, paling nggak 1-3 bulan sebelum musim liburan πŸ˜‚ Seperti yang kita tahu, bulan-bulan high season harga tiket pesawat,kereta dan penginapan pasti akan melonjak drastis sampe bikin mau nangis, Semakin mendekati Lebaran, tiket akan semakin langka dan mahal. Untuk mengantisipasi ini, segera tentukan tanggal liburan dan booking tiket secepatnya. Jika musim Liburan jatuh pada bulan Juni, maka bulan April adalah waktu yang tepat untuk mulai berburu tiket.

Selalu jeli mengecek promo tiket yang ada, biasanya dalam rentang waktu 1-3 bulan itu masih banyak promo tiket pesawat murah.  Kalau kamu cukup jeli dalam memantau promo yang ada, bisa jadi kamu dapat harga maskapai full service yang lebih murah lho, misalnya dapat promo tiket pesawat Garuda gitu.



Jadi, liburan Lebaran tahun ini mau ke mana? 
Kalau kamu punya rekomendasi wisata dan kuliner yang oke, boleh banget dishare di kolom komentar!

Selamat merencanakan liburan !

You May Also Like

1 comments

  1. Nggak papa dateng2 curhat claren. Kadang emang kalo lagi suntuk suntuknya, ngeluh bisa ngurangin rasa lelah itu walau sedikit haha... Aku baca ini terus pengen ke Malang. Belum pernah nih

    ReplyDelete

Feel free to leave a comment. Anonymous with hateful comments & spams will be deleted

Instagram